brandoutlet.co.id – Kebutuhan hidup masing-masing orang memang bervariasi, semakin tingginya kebutuhan hidup banyak orang yang akhirnya memutuskan untuk melakukan pinjaman. Sayangnya, selama ini terkadang membuat banyak orang berpikir ulang mengingat tingginya bunga. Jika Anda termasuk salah satu orang yang butuh modal dan ingin terhindar dari pinjaman berbunga, memilih pinjaman syariah bisa menjadi solusi terbaik.

Seperti yang kita kenal, jenis pinjaman satu ini tidak memberikan bunga untuk peminjamnya. Dengan ini pihak perbankan mengambil penghasilan dari kegiatan jual beli atau bagi hasil sesuai dengan kaidah Islam.

Contoh mudahnya, Anda memiliki keinginan untuk membeli motor dengan nilai jual Rp 12 juta, dengan ini pihak peminjam syariah akan melakukan pembelian motor tersebut, kemudian menjual kembali kepada Anda dengan besaran margin yang sesuai dengan kesepakatan.

Ini membuat kehadiran pinjaman syariah bukan hanya memberikan pilihan produk keuangan, melainkan juga memberikan pilihan pinjaman non riba. Langsung saja, berikut ini daftar pinjaman syariah non riba yang bisa Anda jadikan pilihan.

1. Kredit Tanpa Anggunan atau KTA Syariah

Siapa sangka ada bentuk pinjaman syariah yang diberikan kepada nasabah tanpa jaminan. Lebih luas lagi KTA syariah ini merupakan jenis pinjaman tanpa agunan sesuai dengan ketentuan syariah. Beberapa contoh pinjaman ini seperti KTA Mandiri Syariah serta KTA BRI Syariah.

Yang menjadikan Anda akan terheran-heran yaitu plafon pinjamannya yang juga tinggi, bahkan mencapai Rp 100 juta dengan jenis tenor yang bervariasi. Adapun perbedaan dari KTA jenis konvensional dengan KTA Syariah yaitu pada penggunaan dana pinjamannya.

Pada KTA Konvensional Anda bisa menggunakan dana pinjaman dengan bebas, namun ketika memilih KTA Syariah Anda diharuskan membuat surat pernyataan tertentu berkaitan dengan tujuan melakukan pinjaman. Hal ini dimaksudkan supaya dana yang dipinjamkan bisa digunakan sesuai dengan ketentuan syariat Islam.

2. Pinjaman Online Syariah

Pinjaman online sudah bukan hal yang baru lagi, namun untuk pinjaman online berbasis syariah memang belum banyak diketahui. Ditengah majunya teknologi saat ini sudah banyak pinjaman online sesuai dengan kaidah syariah. Karena tidak memberlakukan bunga, maka sistem yang digunakan yaitu ijarah serta murabahah.

pinjaman syariah bebas riba

Yang dimaksud dengan sistem murabahah ini yaitu sistem dengan akad jual beli. Di sisi lain sistem ijarah berupa sistem dengan akad sewa, dengan ini peminjam memberikan biaya sewa sebagai imbalan atas jasa atau barang yang dipinjam.

Anda bisa memilih beberapa jenis pinjaman online syariah yang sudah mendapatkan izin resmi dari OJK. Dengan demikian, Anda akan tenang ketika melakukan pinjaman, karena lembaga keuangan tersebut sudah memiliki izin resmi.

Baca Juga : Biar Penjualan Makin Laku, Begini Cara Daftar GrabFood

3. Kartu Kredit Syariah

Ternyata kartu kredit berbasis syariah ini sudah hadir sejak tahun 2006 lallu, sekalipun tidak seterkenal kartu kredit konvensional. Kartu kredit ini hadir setelah keluarnya fatwa berkaitan dengan kartu kredit. Tetapi, dalam fatwa tersebut, istilah yang digunakan bukanlah kartu kredit, melainkan syariah card.

Sama halnya dengan kartu kredit jenis konvensional, syariah card juga memberlakukan beberapa jenis biaya, seperti biaya keterlambatan, biaya administrasi serta biaya tahunan. Menariknya, syariah card ini tidak memberlakukan sistem bunga, melainkan menggunakan sistem iuran untuk keanggotaan.

Untuk akad yang digunakan, syariah card memberlakukan akad kafalah serta qardh. Keberadaan akada kafalah menjadikan pihak penerbit kartu sebagai penjamin atas semua bentuk transaksi dengan pihak merchant. Namun untuk kegiatan tarik tunai ATM akad yang digunakan yaitu akada qardh.

Yang menarik, syariah card ini hanya bisa digunakan untuk transaksi pembelian barang maupaun jasa yang tidak ada riba.

4. Pegadaian Berbasis Syariah

Tidak banyak perbedaan atara pegadaian berbasis konvensional dengan pegadaian berbasis syariah, kedua lembaga tersebut sama-sama memberikan pinjaman berupa uang dan juga barang. Anda yang membutuhkan dana dan ingin mendapatkan pinjaman dalam waktu yang singkat, bisa langsung datang ke kantor pegadaian kemudian menyeragkan jaminan. Sudah bukan menjadi rahasia umum, jika proses peminjaman barang lewat pegadaian ini juga tidak membutuhkan waktu yang lama.

Menariknya, ketika Anda melakukan pinjaman di pegadaian syariah, ada bentuk transaksi yang berbeda dengan pegadaian bentuk konvensional. Ketika menggadaikan barang, Anda tidak dikenakan bunga pinjaman, melainkan dikenakan biaya untuk pemeliharaan barang yang Anda jaminkan.

Berkaitan dengan hal ini juga ada besaran upah yang dibebankan kepada peminjam, tentu besarannya sesuai dengan barang yang Anda gadaikan. Selain itu ada jenis biaya lain yang dibebankan kepada Anda, seperti biata untuk penjagaan, biaya pergantian ketika hilang, biaya asuransi serta tempat penyimpanan.

Itu tadi rekomendasi jenis pinjaman syariah tanpa riba yang bisa Anda jadikan solusi ketika butuh dana cepat namun aman dari bunga riba. Sekalipun tidak dikenakan bunga pinjaman, tetap perhatikan besaran pinjaman sehingga Anda tidak kesulitan ketika harus mengembalikan dana yang sudah Anda pinjam.