brandoutlet.co.id – UKM atau Usaha Kecil Menengah yang ada di Indonesia saat ini memang sedang berkembang dengan sangat pesat. Bahkan ada beberapa UKM yang sudah tembus pasar global dengan membawa ciri khas dari Indonesia. Tentu saja semua pelaku UMKM ini tidaklah secara instan untuk dapat diakui dunia, tapi dengan usaha dan management yang tepat maka semuanya dapat dilakukan. 

5 UKM yang Mampu Menembus Pasar Global 

Siapa yang menyangka bahwa produk lokal dari Indonesia menjadi produk yang digemari oleh negara lain. Di bawah ini ada 5 UKM yang sudah terkenal di luar negeri, bahkan beberapa produknya membawa ciri khas dari Indonesia. Berikut ini adalah daftarnya: 

  • PT. Ika Indo Industri Karbonik 

UKM pertama yang saat ini menjadi salah satu industri terbaik adalah PT. Ika Indo yang terletak di Sumatera Utara, di mana perusahaan yang satu ini memproduksi karbon aktif yang diekspor ke Amerika dan Eropa. Di mana karbon aktif sendiri menjadi salah satu bahan bakar yang sangat banyak digunakan di negara-negara Eropa dan Amerika. 

Bahan yang digunakan oleh PT. Ika Indo untuk menjadi bahan karbon aktif adalah batok kelapa. Perusahaan ini sendiri telah berdiri semenjak tahun 1988 dan telah menjadi salah satu UKM percontohan pada tahun 2013 oleh Kementerian Perdagangan. Di mana memang telah melihat peluang unik dan selalu menjaga kualitas serta kuantitas dengan baik. 

  • Usaha Dagang Bandar Mina 

UKM yang satu ini sendiri bergerak sebagai eksportir ikan kerapu macan dan juga daging bebek. Berlokasi di Bali Utara, UKM ini sendiri telah mengirimkan ikan kerapu dan bebek ke Hongkong, Cina, Jepang, Thailand, Singapura, Korea hingga Amerika Serikat. Kebanyakan produk dikirim ketika sudah dikeringkan ataupun dalam keadaan beku. Usaha yang bergerak di bidang perikanan dan berhasil mengekspor ke banyak negara, perusahaan ini sendiri dinilai telah memberikan poin lebih karena memberdayakan nelayan lokal. 

  • Schmiley Mo

Bergerak di bidang fashion, UKM ini sendiri sangatlah terkenal di Inggris. Di mana memang produk yang dihasilkan telah berhasil menarik perhatian para pecinta fashion di negara tersebut. Dipimpin oleh Dina Rikasari ini telah dipamerkan di Pure London yang berlokasi di Olympia. Di mana dalam kesempatan tersebut, Schmiley Mo bertemu dengan pebisnis lain di bidang yang sama. 

schmiley mo

Produk yang dikeluarkan oleh Schmiley Mo meliputi baju, celana, tas, dan berbagai aksesoris lainnya. Kebanyakan produk dari UKM fashion ini sendiri berwarna pastel yang memang sering dipilih oleh para kaum urban modern. Tidak hanya itu saja, semua produknya pun sudah disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. 

Baca Juga : Perbedaan Antara UMKM dan UKM yang Jarang Diketahui

  • Jenang Sinar 33 Kudus 

Siapa yang menyangka bahwa salah satu panganan tradisional ini mampu menjadi produk UKM yang dikenal hingga luar negeri. Jenang Sinar 33 Kudus ini berdiri dari tahun 1910 dan sudah masuk generasi ketiga milik Keluarga Hilmi. Walaupun pada awalnya, jenang ini hanya terkenal di lokal saja, tapi Hilmi berhasil menembus pasar internasional di bawah naungan PT. Mubarokfood Cipta Delicia. 

Pada awalnya sendiri tidaklah mudah untuk bisa membawa jenang ke ranah internasional. Hal ini sendiri dikarenakan Hilmi harus merombak jenang yang sudah dari dulu sudah ada. Namun, usahanya tidaklah sia-sia, di mana akhirnya Jenang 33 berhasil diekspor hingga Cina, Taiwan bahkan Chinatown di Amerika Serikat. 

  • Gendhis Bag 

Satu lagi UKM yang berhasil menembus pasar global adalah Gendhis Bag, di mana produk yang dibuat oleh usaha ini menggunakan eceng gondok sebagai bahan bakunya. Eceng gondok sendiri dikenal sebagai tanaman yang sering kali dianggap hama di perairan. Akan tetapi pemimpin Gendhis Bag, Ferry Yuliana yang merupakan dokter gigi, mampu membuat sebuah tas cantik yang disukai banyak orang. 

Awal mula Lia, panggilan Ferry Yuliana, membuat tas ini sendiri karena prihatin akan petani yang menjual bahan bakunya dengan sangat murah. Padahal ia melihat bahwa tas yang terbuat dari eceng gondok ini mempunyai nilai jual tinggi apabila bisa dikreasikan dengan sangat baik. Sehingga akhirnya Lia pun mengajari para petani untuk menganyam agar dapat menghasilkan tas yang cantik. Hingga saat ini sendiri tas buatan Gendhis Bag berhasil terjual sampai Amerika dan Jepang. 

Melihat UKM yang sudah disebutkan di atas, maka sudah dapat dilihat bahwa produk dalam negeri pun mampu bersaing di pasar internasional. Di mana tentu saja semuanya dilakukan dengan kerja keras dan tidak boleh menyerah. 

Bagi Anda yang memang ingin memiliki UKM dengan pemasaran hingga luar negeri, ada baiknya selalu mencari peluang dan terus berinovasi. Karena para pengusaha UKM di Indonesia yang telah sukses menembus pasar global selalu mempertahankan kualitas dan juga pelayanan baik.