brandoutlet.co.id – Salah satu tantangan yang cukup berat bagi para pengusaha UKM adalah digitalisasi usaha mereka untuk meningkatkan daya saing dan penjualan. Umumnya, bisnis UKM belum didukung kemampuan teknis dan modal untuk membuat dan mengelola website bisnis mereka. Sementara pasar saat ini justru lebih berpihak kepada bisnis yang punya website daripada yang tidak. Entah itu melalui layanan website gratis maupun yang berbayar.

Google Bisnisku, Alternatif Kebutuhan Website Gratis

Pilihan Layanan Website Gratisan

Masalah di atas ternyata tak hanya menjadi perhatian pemerintah Indonesia saja. Para raksasa teknologi seperti Google dan Facebook berusaha mendorong eksistensi digital bagi usaha-usaha kecil tersebut. Salah satu bukti campur tangan Google misalnya dengan menawarkan tools bernama Google Bisnisku (Google My Business ) untuk membantu sebuah usaha memiliki listingan Google secara cuma-cuma.

Dengan adanya listingan tersebut, link ke usahamu akan ditampilkan setiap kali ada orang yang melakukan pencarian Google. Dengan catatan, jenis usahamu relevan dengan yang dicari oleh orang tersebut baik di google search ataupun di google maps. Kini, tools ini juga menawarkan layanan pembuatan dan pengelolaan website yang lebih ramah pemula. Dan menurut kami, platform ini layak dicoba dan memiliki prospek yang cukup bagus.

Google Bisnisku, Alternatif Website Gratis

Kamu bisa membuat website dan mengelolanya dari dashboard Google Bisnisku. Website ini berbasis satu halaman saja dengan isi dari detail bisnis yang sudah Kamu masukkan untuk listing Google yang sudah dilakukan sebelumnya. Selain itu, website tersebut juga akan langsung update ketika terjadi perubahan pada detail listing bisnis Kamu.

Cara membuat website via Google Bisnisku ini juga sangat mudah dimana akan muncul panduan yang menuntun pada tiap langkah. Dengan tampilan yang mudah dipahami dan dipelajari, pembuatan website pun menjadi lebih mudah bagi pemula sekalipun. Namun meskipun sederhana, bukan berarti website gratis ini monoton, sebab Kamu juga bisa melakukan kustomisasi dan optimasi.

Baca juga : 5 Makna Mendalam Dari Tari Kecak

Misalnya jika bisnis Anda sudah berlangganan layanan domain dengan ingin menggunakan nama domain tersebut untuk website Google Bisnisku, Kamu bisa melakukan ‘Redirect’ ke URL Google Bisnisku. Selanjutnya, di website Google Bisnisku, Kamu bisa melihat domain yang sudah berubah di atas panel Settings pada bagian toolbar sebelah kiri.

Sementara untuk optimasi , Kamu bisa mengakses dahboard untuk melakukan setting tambahan yang dimaksudkan untuk mengoptimalkan website tersebut. Misalnya  

Menentukan desain melalui pilihan theme, fonts dan sebagainya. Biasanya dipilih agar lebih bersahabat dengan browser ponsel, atau lebih modern dan sebagainya.

Mengunggah foto berkualitas tinggi agar pengunjung puas melihat detail produk dan jasa yang ditawarkan

Mengatur tombol CTA (Call-to-Action) agar lebih sesuai dengan yang Kamu maksudkan. Misalnya;

  • tombol Get Quote agar pengunjung mengisi formulir tertentu
  • tombol Get Directionsagar pengunjung mendapat penunjuk jalan ke lokasi usahamu
  • tombol Call Now agar pengunjung bisa menghubungi nomor bisnismu
  • tombol Find Table agar pengunjung bisa memesan meja di restoran atau warungmu
  • tombol Place Order agar pegunjung bisa memesan barang di tokomu
  • tombol Make Appointment untuk membuat janji bertemu, ataupun
  • tombol Message Us agar pengunjung bisa menghubungimu lewat WhatsApp

Di era digital saat ini, adalah sebuah tuntutan untuk memiliki kehadiran online mengingat nyaris semua orang melakukan berbagai aktifitas secara online di internet. Sangat disayangkan jika usahamu jadi kurang kompetitif lantaran tidak punya website.