brandoutlet.co.id – Siapa yang tidak mengenal tarian kecak? Nampaknya, hampir semua lapisan masyarakat mengenal tarian ini. Tidak hanya dikenal pada masyarakat Indonesia saja,melainkan sudah mendunia. Tari kecak berasal dari Bali dan sangat khas dengan suara “ cak..cak..cak”. di Bali, tari ini menjadi daya tarik bagi wisatawan mancanegara. Tetapi, tahukah anda makna yang ada pada tarian ini? Jangan khawatir, artikel ini akan menjelaskan secara lengkap.

tari kecak

Perkembangan dari tarian ini sangatlah baik. Karena, sudah ada cukup lama dan masih tetap dilestarikan sampai saat ini. Bahkan, menjadi daya tarik bagi para wisatawan akan keunikannya. Tidak heran, jika Bali menjadi salah satu pilihan wisatawan mancanegara dalam berwisata. Dibalik keunikan tari kecak, ternyata menyimpan makna yang sangat mendalam. Mungkin, anda tidak akan menyangka. Tertarik ingin mengetahuinya? Yuk, baca terus artikel ini.

Beberapa Makna Mendalam Dari Tari Kecak

Terdapat beberapa makna dari adanya tarian kecak yang selama ini sudah sangat mendunia. Berikut beberapa maknanya:

  1. Usia Tarian Yang Cukup Lama

Indonesia, memang menyimpan banyak keunikan dan kebudayaanya. Termasuk dari tarian kecak yang berada di wilayah Bali. Ternyata, tarian ini sudah diperkenalkan sejak tahun 1930 oleh Wayan Limbak. Atau, jika dihitung sampai sekarang berarti sudah berumur 89 tahun. Kemudian, dibantu oleh seorang pelukis asal jerman bernama Spies untuk memperkenalkan tarian ini. Berkat dirinya, tarian kecak menjadi populer di dunia.

  1. Inspirasi Dari Tarian Sanghyang

Menarik ! Ternyata, tarian kecak merupakan hasil dari inspirasi pada gerakan tarian Sanghyang. Yang pada awal mulanya, kecak hanya menjadi suara pengiring tarian Sanghyang saja. Kemudian, Wayan Limbak melakukan perkembangan untuk menjadikan sebuah seni pertunjukan umum. Ternyata, justru tarian kecak yang menjadi lebih populer.

  1. Nilai Seni Yang Tinggi

Dibalik gempuran dari dunia modern, tarian memang jarang dilirik oleh beberapa masyarakat. Namun, hal tersebut tidak berlaku bagi tarian kecak. Karena, di tengah modernisasi yang tetap berkembang popularitasnya justru semakin meningkat. Tarian ini diiringi oleh alat musik tradisional dengan suara khasnya. Kemudian, dibantu oleh 70 penari laki-laki duduk melingkar.

Baca Juga : 6 Cara Memulai Usaha Day Care yang Menjanjikan

Kemudian, di bagian tengahnya terdapat pertunjukan tari ramayana yang dimainkan penari lainnya. Nilai seni yang diberikan memang sangat tinggi, karena tidak menggunakan instrumen musik yang modern. Meskipun begitu, untuk tarian yang diberikan tetap selaras. Hebat bukan !

  1. Pembelajaran Moral Untuk Manusia

Dari tarian kecak, tentu bisa mendapatkan beberapa pembelajaran dalam kehidupan. Termasuk kesetiaan yang diberikan oleh Shinta, Rama yang selalu berusaha dan sabar. Serta, sifat rela berkorban Jathayu untuk menolong orang lain. Bahkan, anoman yang memiliki sifat baik hari. Tetapi, juga ada Rahwana yang memiliki sifat serakah. Jadi, semua dapat diambil pesan moralnya.

  1. Pesan Religius

Tarian ini menampilkan kisah dari Rama yang menyelamatkan Istrinya dari Rahwana. Beberapa tarian menunjukan bahwa Rahma memohon perlindungan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Hal ini membuktikan bahwa manusia sudah seharusnya tetap memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam segala langkah dan tujuannya.

Begitulah makna mendalam dari tari kecak yang perlu anda pahami. Sebagai salah satu daya magnet wisatawan, sudah pasti kecak harus tetap dilestarikan. Karena itu, alangkah baiknya sebagai masyarakat Indonesia terus melestarikan kebudayaan daerah. Semoga bermanfaat !